Jumat, 28 Oktober 2011

Dari Follback turun ke Hati

10 Oktober merupakan pertama kali aku mengenal dirimu, berawal dari permintaan follback di twitter , dan dilanjutkan dengan gurau2an kecil hingga satu minggu berlalu kami pun saling twitteran. Hingga akhirnayaku beraniakn diri untuk meminta nomor handphonenya. Satu hari aku menunggunya merespons DM ku, akhirnya aku di sms dengan isi Ardy Pratama, aku binggung awalnya aku berfikir teman2 ku yang mengerjai aku. Ternyata baru ku tahu dia merespon pesan ku tersebut. Aku sangat senang sekali, aku pun saling sms-an. Aku sangat asyik sms-an dengan dia. Dari awal aku sudah berfikir kalau dia orang yang asyik dan itu dibuktikan dengan smsnya. Walau aku belum pernah bertemu dia, tapi aku berfikir dia snagat asyik untuk seorang cewek. Beberapa hari sebelum posting ini aku buat, aku mulai berfikir untuk menjadikannya kekasihku? Tapi apalah dayaku! Aku tidaklah setampan cowok lain, aku tidak kaya dan aku tidaklah terlalu pintar. Aku takut dia tidak menerimaku.

"saat semuanya telah berbeda apa yang kita rasa
ku tak ingin engkau terluka
memang kita beum terbiasa atau mungkin tak bisa bersama
tapi ku ingin kau percaya
ku tak ingin kau terluka

hanya kali ini ku tak ingin kau pergi
walau sejenak tuk pejamkan mata ini

mungkin waktu ini terlalu ...lama bagi ku untuk memintamu selalu ada di sampingku"
song : Still Virgin - Dear Ndut!

Semoga orang yang ku maksud membacanya :)

Sabtu, 10 September 2011

Hal yang ingin dicapai 2011-2013

01. Menjabat sebagai Ketua OSIS/ Wakil Ketua OSIS SMAN 2 Pontianak Periode 2011-2012
02. Mengkukuhkan adik-adik Paskibra Angkatan XX SMAN 2 Pontianak
03. Ikut berpartisipasi dalam lomba-lomba Paskibra
04. Menjadi Capaskibraka 2012 (Kota/Provinsi/Nasional)
05. Menjadi juara umum di jurusan IPS SMAN 2 Pontianak
06. Dikukuhkan sebagai Paskibraka 2012
07. Menjadi pengibar bendera pusaka dengan predikat Paskibraka
08. Ikut G-AKSI 2012
09. Menjadi Taruna AKPOL 2013
10. Dapat masuk Korps Poltar AKPOL.


"Ditulis dengan warna hijau adalah cita-citaku"

Sabtu, 27 Agustus 2011

Tak Ada Jalan Pintas


Keberhasilan tak diperoleh begitu saja. Ia adalah buah dari pohon kerja keras yang berjuang untuk tumbuh. Jangan terlalu berharap pada kemujuran. Apakah kalian tahu apa itu kemujuran? Apakah kalian dapat mendatangkan kemujuran sesuai keinginan kalian? Padahal kita tahu, kita tak selalu mampu menjelaskan dari mana datangnya.
Sadarilah bahwa segala sesuatu berjalan secara alami dan semestinya. Layaknya proses mendaki tangga, kalian melangkahkan kaki kalian melalui anak tangga satu per satu. Tak perlu repot-repot membuang waktu kalian untuk mencari jalan pintas, karena memang tak ada jalan pintas. Sesungguhnya kemudahan jalan pintas itu takkan pernah memberikan kepuasan sejati. Untuk apa kalian berhasil jika kalian tak merasa puas?
Hargailah setiap langkah kecil yang membawa anda maju. Janganlah melangkah dengan ketergesaan, karena ketergesaan adalah beban yang memberati langkah saja.
Amatilah jalan lurus kalian. Tak peduli bergelombang maupun berbatu, selama kalian yakin berada di jalan yang tepat, maka melangkahlah terus. Ketahuilah, jalan yang tepat itu adalah jalan yang menuntun kalian menjadi diri kalian sendiri.

Rabu, 24 Agustus 2011

Sejarah AKPOL

A. Masa Perang Kemerdekaan ( 1945 - 1950 )
17 Agustus 1945 : Beberapa hari setelah Proklamasi Kemerdekaan RI, para guru/instruktur bangsa Indonesia di Jawa Keisatsu Gakko Sukabumi mengambil alih kekuasaan pendidikan dari penjajah Jepang dan nama Jawea Keisatsu Gakka diganti menjadi Sekolah p[olisi Negara RI di Sukabumi. Karena situasi perjuangan yang meningkat, pendidikan perwira dipindah ke Mertoyudan.
17 Juni 1946 : Berdasarkan Menteri Dalam Negeri No. 12/9/22, diresmikan Kader Kepala Bagian Tinggi ( Pendidikan Komisaris Polisi ) yang kemudian menjadi Akademi Kepolisian dan Pendidikan Kader Kepala Bagian Menengah bertempat di Mertoyudan Kabupaten Magelang.


1 September 1946 : Akademi Polisi pindah dari Mertoyudan ke Jl. Senopati - Jogjakarta.
27 Desember 1959 : Akademi Polisi dipindah ke Jakarta di Jl. Tambak No. 2 ( Skep Perdana Menteri No.47/PM/II/50)


1 September 1950 : Nama Akademi Polisi berubah menjadi Perguruan Tinggi Ilmu Polisi
B. Masa Setelah Perang Kemerdekaan (1950 -1965 )
14 September 1950 : Dengan Skep Menteri Dalam Negeri No: 15/2/I/Pol, dimulai penerimaan mahasiswa angkatan III.
30 Agustus 1954 : Dengan Skep Perdana Menteri No: 87/PM/II/1954, merubah sistem pendidikan dari bagian persiapan dan bagian keahlian ( masing-masing 2 tahun) diubah menjadi Bacaloreat dan Doktoral (masing-masing 3 tahun). Dengan SK tersebut dari tahun 1956 s/d 1958 PTIK tidak menerima mahasiswa baru.
1 Agustus 1958 :
Diadakan penerimaan mahasiswa PTIK angkatan VIII dari daerah-daerah
C. Masa Integrasi Akademi Angkatan
10 Juli 1959 : Dengan Skep Presiden No. : 253/1959, Kepolisian Negara RI berubah menjadi Angkatan Kepolisian RI, dengan demikian Sekolah Polisis Negara di Sukabumi yang merupakan penyatuan dari Sekolah Inspektur Polisi di Bukit Tinggi dan Jogjakarta berubah menjadi Sekolah Angkatan Kepolisian.
1 Oktober 1965 : Sekolah Angkatan Kepolisian RI berubah menjadi Akademi Angkatan Kepolisian (AAK), diresmikan oleh Men Pangak Irjen. Pol Soetjipto Judodiharjo, dengan Skep Menhankam Pangab No.:468/5/B/65/M , pada tanggal 1 Oktober ini kemudian diperingati sebagai hari jadi Akademi Kepolisian. Pataka AAK berfalsafah Atmaniwedana Aryawirya Kretakarma diserahterimakan. Untuk selanjutnya AAK berubah statsu menjadi bagiann Bacaloreat PTIK.
16 Desember 1966 : AAK diubah menjadi AKABRI bagian Kepolisian.
29 Januari 1967 : Dibuka AKABRI bagian umum di Magelang dengan Taruna berasal dari pengiriman dari masing-masing angkatan dan Polri, Setelah menyelesaikan pendidkan selama 1 tahun di Magelang, Taruna AKABRI bagian Kepolisian dikirim ke Sukabumi untuk mengikuti oendidikan matra Kepolisian selama 3 tahun.
1 Juli 1980 : Komplek AKABRI bagian Kepolisian di Semarang diresmikan penggunaannya oleh Kapolri Jendral PO. Drs. Awaloeddin Djamin MPA.
28 Januari 1985 :
Dengan Skep Kapolri No. POL Skep/36/I/1985 tanggal 24 Januari 1985 AKABRI Kepolisian berubah menjadi Akademi Kepolisian setelah AKABRI bagian dialihkan kembali kepada angkatan masing-masing, dan ditetapkan pula Pataka Akpol dengan tambahan pita diatas lambang bertuliskan Akademi Kepolisian, sasanti dibawah gambar lambang menjadi bertuliskan Atmaniwedana Kretakrama Aryawirya, gambar dibalik lambang semula lambang Akabri " Bhineka eka Bhakti " menjadi lambang Polri "Tribrata"

D. Akademi Kepolisian Mandiri


10 April 1999 : Berdasarkan TAP MPR No. X/MPR/1998 tentang Pokok-Pokok Reformasi Pembangunan diinstruksikan kepada Presiden untuk melaksanakan agenda reformasi dibidang hukum dalam bentuk pemisahan tugas, fungsi dan wewenang aparatur penegak hukum. Atas dasar itu, keluarlah Instruksi Presiden No.2 tahun 99 sebagai langkah kebijaksanaan dalam rangka pemisahan Polri dari ABRI ( ditetapkan tanggal 8 Maret 1999), ditindaklanjuti dengan keputusan Menhankam Pangab No.: Kep/05/P/III/1999 tanggal 1 April 1999 tentang pelimpahan wewenang pembinaan Polri dari Pangab ke Menhankam sebagai tindak lanjut, keluarlah Skep Kapolri No.Pol : Skep/389/IV/1999 tanggal 9 April 1999 tentang Akademi Kepolisian Mandiri, maka sejak 10 April 1999 Akpol dinyatakan terpisah dari AKMIL, AAL, AAU serta teknis administrasi juga lepas dari Mako Akademi TNI.


24 April 2003 : Sejalan dengan Pencanangan Akademi Kepolisisan sebagai Etalase Pendidikan Polri oleh Bapak Kapolri Jenderal polisis Da'i Bachtiar, pada tanggal 24 Oktober 2003 bersamaan dengan acara Defile Senja yang pertama kali dilakukan untuk menandai selesainya Pendidikan Bhayangkara, diresmikan pula Penggunaan Logo Akademi Kepolisian yang baru dengan mengganti kata-kata "Atmaniwedana - Kretakarma - Aryawirya" dengan kata-kata "Dharma - Bijaksana - Ksatria" dan pita bertuliskan "Akademi Kepolisian" yang semula terpisah di bagian atas disatukan menjadi satu kesatuan yang utuh dalam perisai Tri-Brata. Bersamaan dengan itu, tampilan Akademi Kepolisian telah berubah pula secara demikian signifikan memasuki paradigma baru tampilan Akademi Kepolisian sebagai Etalas Pendiikan Polri telah berhasil merubah Akademi Kepolisian pada semua sisi, sehingga bisa menampilkan Akademi Kepolisian yang lebih mendekati kaeinginan masyarakat yaitu mencetak Perwira-Perwira Polri yang mampu melayani dan melindungi masyarakat.

Sabtu, 20 Agustus 2011

The Last

Memang saat pertama kali itu terjadi aku sulit untuk menerimanya, karena aku berfikir kamu itu segalanya. Tetapi setelah ada seseorang yang memberi aku motivasi kalau kamu itu memang tidak diciptakan untuk menghiasi hari-hari ku. Walaupun begitu bayanganmu masih sering melintas di pikiranku. Aku mencoba untuk melawannya, tapi itu tidak bisa karena perasaan itu masih melekat didalam hatiku. Aku mencoba mengikutinya dengan membantu dirimu ketika kau kesusahan, karena dengan begitu aku bisa mengobati kerinduan ku terhadap dirimu, karena walau kita di tempat yang sama, kita jarang sekali berbicara. Kalau kau boleh tahu melihatmu saja membuatku bahagia, apalagi bisa hadir dalam hari-harimu, aku menganggap itu sebagai mukjizat yang luar biasa. Tapi aku sadar hatimu itu bukan untukku.
Beruntunglah laki-laki yang bisa menjadi pendaping hidupmu kelak, semoga bahagia kamu dengan laki-laki itu karena kebahagianmu itu merupakan kebahgianku juga. Aku harap aku tidak melupakan orang yang membuat aku bisa berubah seperti dirimu, melupakan senyum yang manis itu, tawa itu semoga bisa tetap aku dengar. 
Dan untukmu orang yang aku maksud di posting ini, jangan sungkan meminta bantuanku dan berbicara padaku.
Tetaplah menjadi dirimu yang aku kenal sebagai wanita yang ceria, teruslah kejar cita-citamu dan jangan pernah untuk berputus asa karena aku tahu kamu orang yang sulit untuk menyerah.
So... I always Love You

Selasa, 09 Agustus 2011

Mimpi itu Tentang Dirimu.

Sesuatu terindah yang semoga aku alami kelak.
"Saat itu aku berbaris tegak bersama teman-teman satu angkatan ku. Seragam abu-abu khas dibalut dengan jas hitam dan dasi hitam dan juga sesuatu yang bikin aku dan orang tuaku bangga yaitu satu balok emas di pangkatku. Hari ini aku bersiap dilantik menjadi anggota Polri setelah 4 tahun lamanya aku bersekolah di AKPOL. Setelah upacara selesai, aku pun menemui orang tuaku yang menangis terharu, dan aku pun sudah resmi sebagai IPDA Pol. Ardian Pratama. Aku pun berfoto dengan kedua orang tuaku dan beberapa hari kemudian aku kembali ke Pontianak. Setelah di Pontianak, aku mendapatkan undangan Reuni SMA angkatanku. Keesokan harinya, aku pun pergi ke reuni tersebut dengan memakai baju dinas karena aku masih tahap magang. Di acara itu aku bertemu semua teman-temanku yang dulu kerap nakal bersamaku. Tidak terkecuali si "P". Dia merupakan cewek yang aku sukai waktu SMA. Saat itu aku melihatnya sangat cantik, getaran cinta yang 5 tahun lalu mulai hilang, kini kembali muncul. Senyumnya yang khas membuat aku tak bisa melepukannya. Saat acara selesai , sesuai anjuran temanku. Agar aku menyatakan kembali cintaku. aku menturutinya dan naik ke atas podium dan mengatakan semuanya, setelah itu aku turun dan menghampiri dirinya, layaknya Upacara pengangkatan ibu asuh dalam AKPOL. Aku duduk setengah bersimpuh di depannya dan mengatakan hal yang sama seperti 5 tahun yang lalu. Dia awalnya heran, tapi akhirnya menerima. Aku sangat bahagia dua hal yang aku impikan telah terwujud. Yaitu menjadi seorang Abdi Negara dan mendapatkan hatinya."

Trims

Mencoba Bangkit dari keterpurukkan dan berfikir lebih dewasa agar kelak tidak ada lagi kekeliruan. Karena hidup ini layaknya roda yang terus berputar, kadang kita berada di bawah terkadang di atas. Jika kita tidak kuat maka akan kita akan terlempar ke dasar roda itu, jika begitu kita harus berusaha untuk mencoba melangkah dengan hati-hati agar sampai diatas. Saat diatas satu sifat yang harus dibuang adalah sombong karena orang bijak berkata "Semakin tinggi pohon semakin kencang pula angin yang menerpanya." dan tetap melihat kebelakang saat kita sedang dibawah, berterima kasih kepada orang-orang yang telah membuat kita bisa mencapai kesuksesan karena semua itu tidak mungkin kita lakukan dengan sendirinya, pasti ada orang-orang terdekat kita yang sering memberi bantuan baik secara materil maupun non-materil. Karena sukses itu adalah Tujuan bukan Pencapaian.
Trima kasih kepada orang tua ku yang sampai detik ini tetap mensupportku dan mendidikku dengan hal yang baik. Semoga kelak aku bisa membuktikan bahwa didikkan orang tuaku itu tidak sia-sia dan aku bisa mengangkat derajat orang tuaku lebih baik dari hari ini.

Senin, 08 Agustus 2011

Tanpa dirimu

Awal tahun ke-2 ku di SMA merupakan masa dimana aku dipersiapkan untuk lebih matang dalam berpikir. Aku dimasukkan ke kelas IPS 1. Merupakan jurusan yang tidak aku inginkan, tetapi apa dayaku, kriteria nilaiku tidak mencukupi untuk masuk ke jurusan IPA yang merupakan jurusan idamanku. Singkat cerita, setelah menjadi Danton 2 saat upacara pembukaan tahun ajaran baru, aku pun bergegas masuk ke kelasku yang berada di lantai 2. Ketika sampai teman-temanku heran karena aku dikira masuk jurusan IPa. "Baw, katanya kau masuk IPa?" tanya Doni. Aku hanya nyengir dan berkata "Ilmu Pengetahuan Akuatansi aku." ngelesku. Bel jam pertama berbunyi, aku pun duduk di sebelah Oboy. Aldean <ex-XE RSBI> mempunyai usul untuk melakukan pemilihan ketua kelas. Kami pun melakukannya dan aku dicalonkan sebagi ketua kelas.Saat penghitungan suara, aku menang dari 2 calon lain Aldean dan M.Ilham. Singkat cerita lagi, aku resmi menjadi ketua kelas XI IPS 1. Aku pun mulai memperhatikan satu per satu bawahanku. Ada 3 cewek yang bikin hatiku kepincut. Tapi satu diantaranya sudah punya pacar. Tinggal 2 orang lagi, akhirnya aku memilih mendekati satu cewek, si "P".
Langkah pertamaku, aku add dia punya fb selang beberapa hari dia memkonfirmasinya. 2 hari kemudian ketika aku lagi buat ini blog, tiba dia chat aku, saat itu aku belum ada respons. Kami pun chat cukup lama', hingga aku mengutarakan isi hatiku. Aku merasa bersalah sekali karena kami baru kenal dekat. Akhir dari chat itu aku meninggalkan nomor handphoneku. Selang beberapa menit dia merespons dengan mengirimi aku pesan, kalu nomor pengirim pesan adalah nomor dia. Aku pun sangat senang ketika melihatnya, aku pun berusaha untuk PDKT, tapi dasar dari awalnya aku bodoh, aku kembali menyakan pertayaan yang sama dalam waktu yang relatif singkat. Aku sudah mengira ini pasti akan sia-sia, dan ketika aku telah mulai mengerti ini tidak perlu aku lakukan lagi. Aku mencoba untuk menghindar darinya. Tapi aku tidak bisa melakukannya, aku terlanjur cinta dengan dirinya. Hingga saat ini aku tidak bisa untuk melupakannya, bahkan dalam mimpi tidurku, aku sering bermimpi tentang dirinya. Semakin aku ingat dirinya semakin aku termotivasi tetapi itu juga membuat hatiku ini sakit. Sudahlah tidak guna aku untuk meratapi ini, biarkanlah dia sebagai bunga dalam kehidupanku, jika kami berjodoh, Allah pasti akan menyatukan kami. Yang penting aku berusaha agar kehidupanku tidak seperti ini hingga aku menutup mata.
"Know that I will love you until whenever."

Sabtu, 06 Agustus 2011

SPECIAL FOR YOU

ROCKET  ROCKERS - HARIKU UNTUKMU
LIRIK :
Berharap, kisah ini akan lebih baik
Terbaring ku disini, menerawang ke langit…
Tunjuk satu bintang, luapkan harapan
Terbang tinggi, membunuh resah yang ada…
Aku dan dirimu tentukan pilihan nanti…

Walau kau disini, tak peduli tentang perasaan ini
Ketika kau terjatuh, pastikan nafasku menyelamatkanmu

Hariku…harimu
Yakinkan kemelut ini usai
Hariku…untukmu
Takkan berubah ditelan waktu

Katakan semua yang ada di benak kita
Jadikan sederhana, tanpa kata cela
Dan buat bermakna….

Jangan…jangan pernah hilang…
Semua rasa, takkan pernah berubah
Hingga langkah ini lelah…
T'rus mengejar…haruskah menyerah?






#tulisan biru itu adalah perasaanku kepadamu.

Keteladan Jendral Jujur

Kutipan jenderal HOEGENG....
Teladang Hoegeng
Penganjur pertama pemakaian helm bagi pengendara sepeda motor ini dikenal bersi dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Kesederhanaan, kedisiplinan dan kejujuran selalu menjadi simbol Hoegeng dalam menjalankan tugasnya dimanapun.
Saat pertama menjabat Kepala Direktorat Reskrim Polda Sumatera Utara, Hoegeng dan keluarganya lebih memilih tinggal di hotel dan hanya mau pindah ke rumah dinas, jika isinya hanya benar-benar barang inventaris kantor saja. Waktu itu, saat Hoegeng sekeluarga pindah ke Medan, rumah dinas yang akan mereka tempati telah berisi barang - barang luks (disinyalir) pemberian pengusaha setempat. Setelah barang tersebut dikembalikan, barulah Hoegeng mau menempati rumah dinasnya.
Kisah kejujuran Hoegeng lainnya dikisahkan oleh Adity...a (putra kedua Hoegeng), ketika sebuah perusahaan motor merek Lambretta mengirimkan dua buah motor untuk setiap pejabat. Sang ayah segera meminta ajudannya untuk mengembalikan motor pemberian itu.
Kejujuran Hoegeng tak terbantahkan lagi, saking jujurnya Hoegen baru memiliki rumah setelah memasuki masa pensiun. Berkat kebaikan Kapolri penggantinya, rumah dinas di kawasan Menteng, Jakarta Pusat menjadi milik keluarga Hoegeng.
Hoegeng juga terkenal akan kegigihannya dalam mejalankan tugas. Hoegeng tak segan untuk menyamar dalam beberapa penyelidikan. Kasus besar yang pernah ditangani antara lain; kasus Sum Kuning (pemerkosaan Sum tukang jamu gendong) yang melibatkan anak pejabat dan kasus penyelundupan mobil yang dilakukan oleh Robby Tjahjadi, yang notabene dekat dengan keluarga Cendana.
Kasus inilah yang kemudian santer disebut sebagai penyebab pencopotan Hoegen oleh Soeharto secara mendadak. Hoegeng dipensiunkan pada usia 49 tahun, di saat sedang melakukan pembersihan di jajaran kepolisian. Hoegeng sempat ditawarkan Soeharto untuk menjadi duta besar di sebuah negara eropa, namun ditolak dengan alasan karena ia seorang polisi bukan politisi.
Saat itu, dikisahkan oleh Merry Roelani (istri Hoegeng), Hoengen menemui ibunya untuk mengabarkan pencopotannya. Ibunda Hoegeng pun berpesan "selesaikan tugas dengan kejujuran, karena kita masih bisa makan nasi dengan garam." Kata-kata itulah yang semakin menguatkan Merry untuk selalu mendukung Hoegeng.
Setelah pensiun, Hoegeng menghabiskan waktu dengan menekuni hobinya sejak remaja, yakni bermain musik Hawaian dan melukis. Lukisan tersebut yang kemudian menjadi sumber penghasilan Hoegeng. Sebagai pensiunan, Hoegeng hanya menerima Rp. 10.000, itupun dipotong Rp 2.500. Sehingga hanya diterima sebesar Rp. 7.500. Pada tahun 2001, tunjangan pensiun Jenderal Hoegeng dinaikan menjadi Rp 1.170.000.
Selain melukis, Hoegeng sempat mengisi acara di Radio Elshinta, namun tidak beberapa lama acaranya ditutup karena dianggap terlalu pedas. Hoegeng sempat pula mengisi acara Gema Irama Lautan Teduh di TVRI selama 10 tahun dengan nama "Hawaiian Senior". Acara ini pun kembali "dibredel" oleh pemerintah dengan alasan tidak mencerminkan budaya nasional.
Hoegeng sempat tergabung dalam kelompok lima puluh warga negara RI yang mendatangani "Pernyataan Keprihatinan" terhadap penyelenggaraan negara dan kekuasaan pemerintahan Soeharto, yang kemudian dikenal sebagai "Petisi 50".
Teladan Hoegeng diperoleh dari sang ayah. Ayahnya, Sukarjo Karjohatmojo adalah seorang hoofd Jaksa, yang memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi. Sang Ayah mendirikan rumah untuk orang miskin dan orang telantar. Hoegeng kecil pun sering diajak ke rumah penampungan tersebut. Saat itu sang ayah membisikkan kepada Hoegeng kecil; "kelak, bila kau menjadi orang berpangkat dan berkuasa, ingatlah: kekuatan itu laksana pedang bermata dua."
Pesan dan keteladanan sang ayah inilah yang kemudian melekat kuat dalam kepribadian Hoegeng.
Sungguh sosok yang kejujurannya sulit ditemukan di masa kini. Bahkan saat ajal menjemput, Hoegeng memilih untuk dimakamkan di TPU Gintama, Bojong Gede, Bogor, bukan di Taman Makam Pahlawan. Hoegen meninggal dunia di RS Cipto Mangunkusomo, Jakarta pada 14 Juli 2004 pukul 00.30 WIB akibat stroke, penyumbatan pembuluh darah dan pendarahan lambung.
Beliau pun menjadi simbol keteladanan dan kejujuran Polri.

Sweat Memorize at First Year in High School

First time, saat masa orientasi dimulai. Kami disatukan di Kelompok Hijau
(foto: Adit <http://www.facebook.com/aditMarkum>, Doni <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000203520180> , Gue <http://www.facebook.com/ardythecadetofakpol>, Endah Tri <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000354194271> , Ayu <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000524845406> , Utin Mutia <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000815570649>, Uray Vega<http://www.facebook.com/rhaeFISHY?ref=ts>)

Disaat diantara kami berulang tahun, kami pun bergimbira bersama
(foto : @Tania Anniversary (http://www.facebook.com/profile.php?id=100000251171310) bersama Adit <http://www.facebook.com/aditMarkum> , Doni <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000203520180>,Ayu <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000524845406>,Uray Vega<http://www.facebook.com/rhaeFISHY?ref=ts>,Abil <http://www.facebook.com/profile.php?id=1304451580>, Oboy <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000203786659>, Ragha <http://www.facebook.com/ragapratama>, Gue <http://www.facebook.com/ardythecadetofakpol>, Nia<http://www.facebook.com/profile.php?id=100000823624552>, Icha<http://www.facebook.com/profile.php?id=100001782595169>, Sitha<http://www.facebook.com/profile.php?id=1850548523>)
Study Tour Budidaya Perikanan @Kura-Kura Beach Singkawang
(foto: Gue <http://www.facebook.com/ardythecadetofakpol> and Ragha <http://www.facebook.com/ragapratama>)



Sebagian dari kami sebelum menghadapi Ulangan Umum Semester 2
(foto : Ketua Kelas Akang Andi <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000214064775&ref=ts>, Nadia<http://www.facebook.com/profile.php?id=100000126548503>, Fatur<http://www.facebook.com/Muhfata>,Rizal<http://www.facebook.com/profile.php?id=100000994863213>, Intan <http://www.facebook.com/IntanAprilliantiPutriQadrie>, Ricky Artha <http://www.facebook.com/ArthaViyan>, Arifuddin<http://www.facebook.com/profile.php?id=100000284388319>,Toke Mahik <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000176544326&ref=ts>, Oboy Agik<http://www.facebook.com/profile.php?id=100000203786659>, Doni<http://www.facebook.com/profile.php?id=100000203520180>, Sitha<http://www.facebook.com/profile.php?id=1850548523>,Ragha <http://www.facebook.com/ragapratama>,Abil <http://www.facebook.com/profile.php?id=1304451580>,Gue <http://www.facebook.com/ardythecadetofakpol>,Doni <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000203520180>,Adit <http://www.facebook.com/aditMarkum>)





Kegiatan Aquatic Penjaskes @Kolam Renang Oepang Oeray, Pontianak
(foto : Ragha<http://www.facebook.com/ragapratama>,Abil <http://www.facebook.com/profile.php?id=1304451580>,Akang Andi <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000214064775&ref=ts>,Toke Mahik <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000176544326&ref=ts>)


Pembagian Kelompok Study Tour Budidaya Perikanan
(foto: Toke Mahik <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000176544326&ref=ts>,Gue <http://www.facebook.com/ardythecadetofakpol>,Abil <http://www.facebook.com/profile.php?id=1304451580>)
Malam Minggu setelah Ulagan Umum Semester II "kagak inget nilai..ckckck"
foto: Nurul<http://www.facebook.com/profile.php?id=100000472150866>,Talitha<http://www.facebook.com/ttha.mochimochi>, Sitha<http://www.facebook.com/profile.php?id=1850548523>, Akang Andi <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000214064775&ref=ts>,Rizal<http://www.facebook.com/profile.php?id=100000994863213>,Olive<http://www.facebook.com/profile.php?id=100000884569579>,Gue <http://www.facebook.com/ardythecadetofakpol>, Fatur<http://www.facebook.com/Muhfata>, Intan <http://www.facebook.com/IntanAprilliantiPutriQadrie>,  Adit <http://www.facebook.com/aditMarkum>, Putri Riri<http://www.facebook.com/profile.php?id=100001373061142>, Ayu<http://www.facebook.com/profile.php?id=100000524845406>)


Ucup Gagster Band
(Vocal : Abil <http://www.facebook.com/profile.php?id=1304451580>, Guitar Melodic and Backing Vocal: Ragha<http://www.facebook.com/ragapratama>, Gitar Lead: Agung "MAN 2 Pontianak"<http://www.facebook.com/profile.php?id=1809133235>, Bass: Doni <http://www.facebook.com/profile.php?id=100000203520180>, Drum : Oboy<http://www.facebook.com/profile.php?id=100000203786659>
Officail Page Ucup Gangster <http://www.facebook.com/pages/Ucup-Gangster/192519444113794> )




"Together we can make the world tremble"
XC RSBI SMAN 2 PONTIANAK
2010/2011

10 Kepribadian Baik Untuk Sukses

Kesuksesan dalam pekerjaan atau aktivitas lain merupakan impian banyak orang seperti Anda. Biasanya, asumsi tersebut dikaitkan dengan pola hidup kerja keras. Tapi, hal itu tidak akan terlaksana apabila tidak ditunjang dengan kepribadian yang baik. Maka, jangan pernah berharap meraih kesuksesan sebelum memilikinya.

Hal itu merupakan bagian dari hukum kausalitas hidup manusia yang menempatkan posisi pada kesuksesan dan kegagalan. Oleh karenai itu, siapakan diri Anda menjadi pribadi yang mewakili hidup sukses. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

Ketulusan

Merupakan kepribadian positif dalam peringkat pertama. Membuat semua orang menjadi suka, karena merasa aman dan dihargai, yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Kepribadian yang tulus, menempatkan dirinya pada kebenaran dan jujur tanpa omong-kosong. Tentunya akan lebih ideal bila ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.

Rendah hati

Rendah hati justru mengungkapkan kekuatan seseorang dalam mengakui dan menghargai keunggulan oran lain. Karena, ia mampu membuat orang yang di atasnya merasa lebih sementara membuat orang yang di bawahnya tidak merasa minder.

Kesetiaan

Kesetiaan sudah menjadi barang langka dan sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen kuat, rela berkorban dan pantang berkhianat.

Berpikir positif

Orang yang bersikap positif selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustrasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dan sebagainya.

Keceriaan

Tidak semua orang dikaruniai sifat ceria. Keceriaan tidak harus selalu diartikan sebagai sebuah ekspresi wajah dan tubuh, tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah mereka yang mampu menikmati hidupnya, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Orang yang memiliki sikap tersebut mempunyai potensi tinggi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.

Bertanggung jawab

Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Jika melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.

Percaya diri

Orang yang percaya diri mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukan hal itu dengan baik.

Kebesaran jiwa

Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-masa sukar dia bisa tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.

Easy going

Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah- masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress memikirkan masalah-masalah yang berada di luar kendalinya.

Empati

Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.